IG'Plasm

Sunday, August 21, 2011

Wasps can replace the position of bees to pollinate alfalfa

By Ahmad Suhendra

Naturally, the process of formation of alfalfa seed is very difficult, considering that almost 80-90% of alfalfa plants have cross-fertlized, which means that seeds will not be formed before the flower is fertilized by pollen from another flower (Derchseid and Warlstorm, 1991). The process of seed formation will be more effective with the help of bees, because bees can break down the lining of the stamens.
The results of field observations, wasps can replace the position of bees to pollinate alfalfa.

Wednesday, May 4, 2011

Nilai Gizi Buah Pisang


Nutritional Value of Banana Fruit
Bananas have a good nutrient content, among others, provide a relatively high energy compared with other fruits. Bananas are rich in minerals such as potassium, magnesium, iron, phosphorus and calcium, also contains vitamins B, B6 and C as well as serotonin are active as neutransmitter in the smooth functioning of the brain. Energy value of bananas on average 136 calories for every 100 g of bananas than apples that only 54 calories. Carbohydrates in banana provides energy faster than rice and biscuits, so the athletes ate bananas during the intervals for energy reserves.

Buah pisang mempunyai kandungan gizi yang baik, antara lain menyediakan energi yang cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan yang lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, besi, fosfor dan kalsium, juga mengandung vitamin B, B6 dan C serta serotonin yang aktif sebagai neutransmitter dalam kelancaran fungsi otak. Nilai energi pisang rata-rata 136 kalori untuk setiap 100 g sedangkan buah apel hanya 54 kalori. Karbohidrat pada pisang memberikan energi lebih cepat dari nasi dan biskuit, sehingga para atlet banyak mengonsumsi pisang saat jeda untuk cadangan energi.

Ref:
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
2008

Soil Texture Test Procedure With Feelings


Soil texture refers to the relative proportions of sand, silt, and clay. A loam soil contains these three types of soil particles in roughly equal proportions. A sandy loam is a mixture containing a larger amount of sand and a smaller amount of clay, while a clay loam contains a larger amount of clay and a smaller amount of sand.
Intended for readers from Indonesia, please......
Tekstur tanah mengacu pada perbandingan relatif pasir (sand), lanau/debu (silt), dan lempung (Clay). Tanah geluh (Loam) berisi ketiga jenis partikel tanah ini dalam perbandingan yang kurang lebih sama. Geluh berpasir (Sandy Loam) merupakan campuran yang mengandung sebagian besar pasir (Sand) dan sebagian kecil lempung (Clay) , sementara Geluh lempung (Clay Loam) campuran yang berisi sebagian besar lempung (Clay) dan sebagian kecil pasir(Sand)

Ref :
UNITED STATES DEPARTMENT OF AGRICULTURE

Thursday, April 28, 2011

Propagation and Cultivation of Fruit Trees


Propagation and Cultivation of Fruit Trees.
This handbook aims to provide information about vegetative propagation and cultivation of fruit trees. This handbook is useful to farmers or staff of NGOs working with farmers. The book is divided into 2 parts ( You can download this book in Indonesian version) . . . . .
Intended for readers from Indonesia, please.........
Buku pedoman ini bertujuan untuk menyajikan informasi tentang perbanyakan vegetatif dan budidaya tanaman buah-buahan dalam satu buku. Buku pedoman ini berguna untuk petani atau staff LSM yang bekerja bersama petani. Buku ini dibadi dalam 2 bagian. Bagian pertama mengandung informasi tentang perbanyakan tanaman dengan penekanan pada beberapa cara perbanyakan vegetatif. Selain itu juga disajikan perbanyakan tanaman dengan biji. Bagian dua mengandung informasi tentang teknik budidaya 5 jenis tanaman buah-buahan yang memiliki prospek penting untuk peningkatan pendapatan petani. Selain itu pada lampiran juga disajikan beberapa informasi penting tentang perbanyakan vegetatif dan jarak tanam pada berbagai jenis tanaman buah-buah lain dan rekomendasi pemupukan untuk buah-buahan yang diberikan oleh Balai Benih Induk Hortikultura Dataran Rendah, Pekalongan, Lampung Timur

Baca lebih lanjut (download pdf)


Thursday, April 21, 2011

Cultivation of Alfalfa (Medicago Sativa)


By Ahmad Suhendra
Cultivation of Alfalfa (Medicago Sativa)
Alfalfa is a legume crop that is widely cultivated throughout the world. With the content of minerals, vitamins and high protein.

Early cut alfalfa (late bud, early bloom stage) may vary from 16 to 20% crude protein.
Even 
late cut alfalfa will contain 12 % to 15% crude protein. Fiber content of alfalfa hays range from 20 % to 28%. In contrast, the average grass hay averages 8.4% crude protein and 31.4% fiber.

The quality of alfalfa protein is excellent  
with more than 70% of it's total protein being digestible.

Intended for readers from Indonesia, please.........
Salah satu langkah awal sebelum menerapkan teknologi budidaya alfalfa adalah mengetahui karakteristik lahan/tanah yang dipilih, apakah telah sesuai atau penyesuainnya dengan persyaratan tumbuh yang baik masih dapat menguntungkan , hal ini penting karena dapat menentukan berhasil atau tidaknya penerapan teknologi tersebut.
Tanaman alfalfa adalah tanaman legum semusim yang banyak ditanam secara luas di seluruh dunia. Dengan kandungan mineral, vitamin dan protein yang tinggi, alfalfa merupakan salah satu hijauan pakan ternak yang paling lengkap kandungan nutrisinya. 
Kandungan protein kasar (crude protein) saat akhir  kuncup atau tahap awal bunga mekar dapat bervariasi dari 16 % sampai 20%, bahkan pada  akhir pembungaan ( awal terbentuk polong) masih berisi protein kasar antara 12 % sampai 15% dan kandungan Serat  dari jerami ( hays) alfalfa antara 20-28 %. Sementara rumput umumnya hanya mengandung sekitar  8,4 % protein kasar dan serat 31,4 %. 
Selain sebagai pakan ternak, alfalfa banyak digunakan sebagai bahan suplemen makanan/sumber nutrisi, produksi madu, industri farmasi dan obat, dan dalam bentuk tertentu untuk dikonsumsi manusia. Tanaman alfalfa juga berfungsi sebagai tanaman konservasi yaitu untuk penghijauan, pengontrol erosi dan untuk rotasi tanaman.
Baca lebih lanjut